| APA SAJAKAH PERLENGKAPAN KEAMANAN UNTUK MESIN MOLD INJEK? |
|
- Unit Injeksi: sebagai tambahan untuk piring logam perisai, ada tutup injeck yang mengamankan pada area jarum (nozzle) untuk melindungi percikan/lontaran material. Unit injeksi tidak dapat bergerak tanpa tutup itu diposisinya.
- Unit Clamping: Sebagai tambahan terhadap tutup piring logam serta pintu keamanan muka dan belakang, ada alat-alat keamanan secara mekanis, hidrolik dan elektrik. Bilamana mesin sedang dijalankan, semua peralatan keamanan ini akan diakatifkan, jika satu dari pintu keamanan dibuka, dan unit clamping akan berhenti bergerak.
- Peralatan Mekanik: umumnya, ada gagang keamanan pada piringan mold yang dapat dipindah-pindahkan. Pada saat darurat (satu dari pintu-pintu keamanan sedang dibuka) dengan blocking mekanik atau grabbing (cawukan/tangkapan), mekanisme clamping akan terhentikan dengan penuh kekuatan.
- Peralatan Hidrolik: Untuk menawarkan perlindungan lebih jauh, ketika satu dari pintu keamanan depan dan belakang dibuka, relief valve (keran pembebas) akan mengeluarkan tekanan dalam system, dan elemen clamping akan menjadi tidak active.
- Peralatan Elektrik: untuk menghindari kesalahan pada Relief valve, pada saat satu dari pintu keamanan depan dan belakang dibuka, 2 tombol pembatas (limit Switches) pada pintu keamanan tidak akan mempunyai sinyal dari sinyal pintu tutup dan buka yang tersedia, kemudian elemen clamping akan menjadi tidak active.
- Tombol Stop Darurat: sebuah tombol tekan warna merah bertuliskan "emergency Stop" dipasang pada setiap cabinet operasi depan dan belakang. Jika salah satu dari mereka ditekan, motor elektrik dan pompa akan menghentikan operasi/kegiatan secepatnya (tetapi power/listrik masih ON), tetapi mesin tidak dapat beroperasi. Sebelum mesin beroperasi validitas tombol-tombol itu harus diuji. Jika tidak valid, pengecekan menyeluruh harus dilakukan untuk keselamatan.
|
|